Recent Post

Wednesday, August 16, 2017

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Ponorogo siagakan 2 Unit Ambulans dan 25 sukarelawan untuk memberikan layanan petolongan pertama dalam Upacara HUT Republik Indonesia ke 72 tahun 2017 kamis, (17/8).
Inna Yety Octavia Amd.Kep, Subsi Pelayanan Kesehatan menyampaikan, bahwa PMI Kabupaten Ponorogo untuk kegiatan HUT RI Ke 72 ini ikut membantu di 2 tempat yaitu di lapangan Kodim Ponorogo dengan menyiagakan 1 unit ambulan dan 10 sukarelawan di alun alun ponorogo menyiagakan 1 unit ambulan dan 15 sukarelawan. Untuk tahun ini peserta upacara yang sakit (pingsan) berkurang di banding tahun lalu.
"Rata rata peserta sakit pingsan karena kecapekan dan suasana yang panas karena teriknya matahari, alhamdulillah saat ada peserta yang sakit bisa langsung diberikan pertolongan pertama dengan cepat tertangani".
Sementara itu, Luhur Karsanto, Ketua Kabupaten PMI Ponorogo menambahkan, bahwa  dengan menyiagakan 2 Unit Ambulance dan 25 Sukrelawan di  Upacara Bendera HUT Republik Indonesia ke 72 ini kehadiran PMI benar – benar sangat dibutuhkan dan bisa bermanfaat bagi yang membutuhkan.*(Zab/Humas PMI Kabupaten Ponorogo.)
0

Wednesday, August 9, 2017


Untuk bisa mendonorkan darah, disarankan anda dalam keadaan sehat.

Untuk bisa mendonorkan darah, disarankan anda dalam keadaan sehat. Akan tetapi, ada kondisi medis tertentu yang perlu diperhatikan sebelum anda menjadi donor darah. Konsumsi obat-obat tertentu juga perlu perhatian khusus sebelum donor darah. Semua itu bukan berarti menghalangi anda dari menjadi donor darah, namun ada kondisi khusus yang perlu dipatuhi.
Artikel berikut akan mencoba memaparkan kondisi medis apa saja yang mempengaruhi donor darah, dan kapan anda dapat mendonorkan darah anda.  
1. Depresi
Penderita depresi yang sedang dalam pengobatan disarankan untuk tidak mendonorkan darahnya. Alasannya adalah pengobatan yang mengatur alam perasaan atau psikis dapat mengacaukan keputusan sang pendonor pada saat mengisi atau menjawab pertanyaan-pertanyaan terkait status kesehatan. Penyakit depresi berat pun dapat mengacaukan proses pembuatan keputusan dan pernyataan status kesehatan tersebut juga. Orang-orang ini disarankan untuk mendonorkan darahnya pada saat mereka sudah terobati dan tidak lagi memerlukan untuk kontrol kembali ke klinik.

2. Hiperkolesterolemia (kadar kolesterol tinggi)
Jika anda meminum obat penurun kadar kolesterol, misalnya statin, tapi anda tidak mempunyai penyakit jantung atau pembuluh darah, anda masih dapat mendonorkan darah.

3. Diabetes
Jika anda mengidap diabetes mellitus ringan dan tidak memerlukan pengobatan baik minum maupun suntik insulin untuk mengontol diabetes, bisa hanya terkontrol melalui diet dan perubahan gaya hidup, anda masih dapat mendonorkan darah.

4.Penyakit Autoimun
Pengidap penyakit autoimun seperti tiroid, ankylosing spondylitis, tidak disarankan untuk mendonorkan darah. Hal ini disebabkan ada resiko (walaupun kecil) untuk mengganggu sistem kekebalan tubuh atau menularkan penyakit tersebut ke orang yang menerima donasi darah dari penderita penyakit autoimun.

5. Defisiensi enzim G6PD
Penderita defisiensi enzim Glucose-6-Phosphate Dehydrogenase dapat mendonorkan darahnya. Akan tetapi disarankan agar donasi yang dilakukan adalah donasi plasma/platelet, bukan whole blood. Hal ini disebabkan enzim G6PD mempengaruhi sel darah merah sehingga lebih rentan terhadap stress biokimia. Sehingga, sel darah merah tersebut mudah terpengaruh apabila terpapar dengan obat atau infeksi akut. Defisiensi G6PD adalah penyakit darah yang diturunkan.

6. Epilepsy
Penderita epilepsy yang ingin mendonorkan darah harus bebas kejang dan tidak membutuhkan pengobatan anti-epilepsi selama sekurang-kurangnya 3 tahun. Sedangkan mereka yang masih mengalami kejang berulang dan membutuhkan obat untuk mengkontrolnya tidak boleh mendonorkan darah. Hal ini disebabkan proses pendonorkan darah dapat meningkatkan resiko untuk mengalami kejang. Resiko ini bahkan lebih tinggi pada mereka yang meminum obat anti-epilepsi.

7.Gout / hiperuricemia (kadar asam urat tinggi)
Pendonor yang mempunyai kadar asam urat tinggi dapat mendonorkan darahnya. Mereka yang meminum obat untuk menurunkan kadar asam urat (seperti allopurinol) juga dapat mendonorkan darahnya. Akan tetapi, orang dengan kadar asam urat tinggi yang baru-baru ini mengalami serangan gout tidak boleh mendonorkan darahnya setidaknya 2 minggu setelah episode serangan akut mereda secara klinis.

8. Hipertensi
Jika anda memiliki hipertensi esensial tetapi tidak memerlukan obat-obatan untuk mengontrolnya, dan tekanan darah anda masih masuk dalam batas yang dapat diterima saat hari pendonoran, maka anda dapat mendonorkan darah anda. Donor yang membutuhkan obat anti-hipertensi tidak boleh mendonorkan darahnya.

 9.Thalassemia
 Penderita thalassemia minor biasanya sehat dan tidak mengalami gejala apa pun. Mereka masih dapat mendonorkan darah apa bila kadar haemoglobin mereka mencapai 12.5 g/dl. Tetapi pendonor dengan thalassemia minor ini dianjurkan untuk hanya mendonorkan plasma / platelet, bukan whole blood. Hal ini disebabkan sel darah merah pengidap thalassemia minor lebih rapuh dan dapat rusak dengan mudah. Sumsum tulang pendonor dengan thalassemia selalu berusaha keras untuk mengkompensasikan penghancuran sel darah merah tersebut, sehingga mendonorkan whole blood akan membuat sumsum tulang semakin mereka kelelahan bekerja keras.  

10.Tiroid
Tergantung dari jenis tiroidnya, ada yang dapat mendonorkan namun ada juga yang tidak dapat. Pendonor dengan riwayat atau sedang mengidap penyakit tiroid karena proses penyakit autoimun tidak boleh untuk mendonorkan darahnya. Seperti keterangan untuk pengidap penyakit autoimun diatas, alasan tidak boleh mendonorkan darah adalah karena penyakit autoimun tersebut. Pasien dengan kanker tiroid juga tidak boleh untuk mendonorkan darahnya. Jika penyakit tiroid mereka tidak karena penyakit autoimun, mereka dapat mendonorkan darahnya setelah kadar tiroid mereka normal dan tidak sedang meminum obat anti-tiroid.

11. Ankylosing Spondilitis
Penyakit ankylosing spondylitis adalah kelainan autoimun yang menyerang tulang belakang. Seperti keterangan untuk pengidap penyakit autoimun diatas, alasan tidak boleh mendonorkan darah adalah karena penyakit autoimun tersebut. Hal ini disebabkan ada resiko (walaupun kecil) untuk mengganggu sistem kekebalan tubuh atau menularkan penyakit tersebut ke orang yang menerima donasi darah dari penderita penyakit autoimun.

12. Hepatitis B atau C
Jika anda pernah mengidap hepatitis B atau C, atau anda pernah kontak dengan orang yang mengidap hepatitis C, anda tidak boleh mendonorkan darah anda. Jika anda pernah kontak dengan orang yang mengidap hepatitis B dan ingin mendonorkan darah anda, maka anda harus: menunggu setidaknya 12 bulan dari waktu kontak, menerima vaksin lengkap hepatitis B, dan mempunyai bukti respon antibodi hepatitis B (50iu/ml) dalam kurun waktu 5 tahun sebelum tanggal donor darah.

13. Malaria
Jika anda pernah menderita malaria atau baru saja berpergian dari daerah endemik malaria, maka anda tidak boleh mendonorkan darah anda untuk jangka waktu yang tidak ditentukan. Hal ini disebabkan parasit malaria mungkin akan tetap berada di aliran darah anda walaupun dalam jumlah yang sangat kecil. Walaupun parasit ini tidak memberikan gejala apa pun pada anda, namun penerima donor darah anda dapat menderita malaria setelah menerima darah anda.  

14. Hamil atau Menyusui
Anda disarankan untuk tidak mendonorkan darah anda pada saat sedang hamil, atau saat 6 minggu setelah melahirkan atau aborsi. Jika kelahiran dilakukan dengan cara operasi sesar, maka anda perlu menunggu 6 bulan setelah operasi sebelum dapat mendonorkan darah. Jika anda sedang menyusui, anda sebaiknya tidak mendonorkan darah. Hal ini disebabkan dengan mendonorkan darah anda dapat mengurangi cadangan zat besi anda, sehingga dapat mengurangi juga zat besi yang terkandung pada ASI, yang penting bagi bayi anda.  

Sumber: Health Sciences Authority. Blood Donations: Frequently Asked Questions.
0

Tuesday, August 8, 2017

Hari ini, selasa (8/8) Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia (UTD PMI) Kabupaten Ponorogo laksanakan kunjungan ke Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Tulungagung Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo No. 39 Kedungwaru Tulungagung.
Studi banding atau kunjungan kerja ini dipimpin oleh Drs. H. Luhur Karsanto, M. Si, Ketua PMI Kabupaten Ponorogo iikuti oleh Kepala UTD dan staf UTD PMI Ponorogo dan disambut oleh Drs. Eko Soetanto Ketua PMI Tulungagung dan dr. Rukmi Kepala UTD dan seluruh staf markas dan staf UTD PMI Tulungagung
Luhur Karsanto M. Si.Ketua PMI Kabupaten Ponorogo dalam sambutannya menyampaikan bahwa,  tujuan dari kegiatan ini untuk menjalin hubungan komunikasi dan belajar bagaimana cara meningkatkan kwalitas pelayanan kepada Masyarakat mulai bagaimana menata manajemen Sumber Daya Manusia (SDM)nya, alat yang digunakan sampai proses pengolahan serta pembuangan limbahnya.


Drs. Eko Soetanto Ketua PMI Tulungagung memberikan tanggapan dalam sambutannya menyampaikan  Kami mengucapkan selamat datang dan terimakasih kepada Pengurus PMI Kabupaten Ponorogo, yangb telah memilih UTD PMI Tulungagung menjadi salah satu tempat study banding.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kedua belah pihak karena bisa berbagi pengalaman dan berdiskusi kelebihan dan kekurangan masing masing UTD PMI pelaksanaan pengolahan dan pelayanan darah. semoga dengan pertemuan dan diskusi yang singkat ini dapat menambah ilmu dan kiat untuk memajukan dan meningkatkan mutu pelayanan Unit Transfusi Darah PMI tambah eko.*(zab/Humas PMI Kabupaten Ponorogo).

0

Sunday, August 6, 2017

Sebagai tindaklanjut kegiatan reformasi yang dilaksanakan tanggal 3-4 juli 2017 PMR MAN 2 Ponorogo pada hari minggu (06/08) laksanakan serah terima  jabatan (sertijab) dari pengurus tahun 2016/2017 kepada pengurus tahun 2017/2018 sekaligus pengukuhan pengurus 2017/w018 di pantai parangtritis jogjakarta.
Itsnan Mahfudin Al Mubarok Ketua panitia mengatakan,"bahwa, kegiatan ini untuk menyerahkan mandat dan amanat tugas dari pengurus lama kepada pengurus baru yaitu pengurus masa bakti 2016/2017 ke pengurus masa bakti 2017/2018, acara ini di ikuti oleh 82 orang peserta dihadiri oleh Wakil Kepala Madrasah, PMI Ponorogo dan juga para alumni PMR MAN 2 Ponorogo.
Nyamiran M.Pd Waka Kesiswaan mewakili Kepala MAN 2 Ponorogo menambahkan,"semoga dengan serah terima jabatan ini pengurus yang baru menerima mandat lebih amanah, lebih semangat dan lebih eksis dan tentunya bisa membawa PMR MAN 2 Ponorogo ke prestasi yang lebih baik, lebih semangat dan bisa lebih maju karena anggota PMR merupakan salah satu kekuatan PMI dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan kemanusiaan dibidang kesehatan dan siaga bencana, mempromosika prinsip-prinsip dasar gerakan palang merah dan bulan sabit merah Internasional, serta mengembangkan kapasitas organisasi PMI."*(zab/Humas PMI Kabupaten Ponorogo)

0

Saturday, July 8, 2017

Untuk meningkatkan kapasitas sukarelawan dan untuk mendukung peningkatan pelayananan kepalangmerahan khususnya pada bidang kesehatan dengan adanya pelayanan Pertolongan Pertama dan ambulans PMI Kabupaten Ponorogo mengadakan Pelatihan Teknis Pertolongan Pertama yang dilaksanakan tanggal 8  12 juli 2017 di Hotel Tlogorejo 1 Kecamatan Ngebel Ponorogo.

Irfan Indra Saputra Ketua Panitia mengatakan bahwa, tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kapasitas sukarelawan PMI di bidang Pertolongan Pertama, acara diikuti oleh 30 orang peserta terdiri dari KSR-PMI unit Markas PMI Ponorogo, KSR-PMI Unit IAIN Ponorogo, KSR-PMI Unit Stikes Buana Husada Ponorogo serta perwakilan sukarelawan SIBAT PMI Ponorogo.
Materi yang diberikan kepada  peserta bagaimana teknis secara teori dan da praktek pertolongan pertama dan pemateri dalam kegiatan ini berasal dari Pelatih PMI Bidang Pertolongan Pertama PMI Provinsi Jawa Timur
Syamsu Aida Yahya Sekretaris PMI Kabupaten Ponorogo saat membuka acara menyampaiakan bahwa,  salah satu tugas PMI yaitu mencegah dan meringankan penderitaan sesama yang disebabkan oleh bencana atau akibat ulah manusia dan kerentanan lainnya, dengan tidak membedakan agama, bangsa, suku bangsa, bahasa, warna kulit, jenis kelamin, golongan dan pandangan politik .
semoga dengan adaya kegiatan ini semoga bisa meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan sukarelawan dalam teknik Pertolongan Pertama (PP) dan dapat Meningkatkan citra positif PMI dalam memberikan pelayanan Kepalangmerahan di masyarakat. Tambah Syamsu.*(zab/Humas PMI Kabupaten Ponorogo)

0

Tuesday, July 4, 2017

Dalam rangka melaksanakan program kerja PMR Wira  MAN 2 Ponorogo mengadakan Reformasi Pengurus Periode 2016/2017  tanggal 4 - 5 juli 2017 bertempat di MAN 2 Ponorogo.
Nasta'in M. Pd Kepala MAN 2 Ponorogo menyampaikan " Kami atas nama Madrasah mengucapkan trimakasih kepada Pengurus PMR periode 2016/2017 yang telah menjalankan program kerjanya dan kami ucapkan selamat atas terpilihnya Ketua  sekaligus Pengurus PMR periode 2017/2018 semoga bisa  amanah dalam melaksanakan program kerja tambah banyak anggotanya dan tambah bagus prestasinya.
Itsnan mahfuddin al mubarok ketua PMR Periode 2016 /2017 mengatakan saya mengucapkan trimakasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada Kepengurusan angkatan kami banyak ilmu- ilmu yang telah kami dapatkan, kami mohon maaf apabila kami ada kesalahan selama kami diberikan amanah semoga Kepengurusan yang baru bias lebih baik dari Kepengurusan kami.
Qomarul aziz Ketua PMR Periode 2017/2018 memberikan tangapan  bahwa, Kami mewakili Pengurus mengucapkan trimaksih atas pendidikan yang telah diberikan selama kami menjadi anggota, Kami mohon doa restu dan dukungan dari semua pihak semoga kami bisa amanah dalam menjalankan program kerja dan bisa membawa PMR MAN 2 Ponorogo lebih baik dalam prestasi maupun pengembangan organisasi.*(zab/Humas PMI Kabupaten Ponorogo)
0

Sunday, July 2, 2017


Untuk mempererat hubungan tali silahturahmi antara Pengurus dengan Karyawan PMI Kabupaten Ponorogo adakan silaturrahmi dan halal bil halal senin (03/07) bertempat di aula PMI Kabupaten Ponorogo yang dihadiri Pengurus dan seluruh karyawan PMI Ponorogo.
Luhur Karsanto Ketua PMI Kabupaten Ponorogo menyampaikan “ acara dimulai dengan apel bersama dilanjutkan ramah tamah Idul fitri merupakan hari kemenangan bagi umat muslim setelah selama satu bulan penuh menjalankan ibadah puasa.
“PMI perlu mengembangkan diri dan harus lebih profesional dalam melayani masyarakat, termasuk bagaimana infrastruktur pelayanan lebih baik dan didukung dengan sumber daya manusia yang baik untuk menjawab kebutuhan kerja tepat dan cepat untuk masyarakat,” tambah Luhur.*(zab/Humas PMI Ponorogo)

0

Saturday, June 17, 2017

PMI Kabupaten Ponorogo dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1438 H, menyiagakan Pos PP  dan Pelayanan Ambulan untuk membantu pelayanan arus mudik dan arus balik lebaran 2017 mulai tanggal 18 Juni s.d 03  Juli 2017 selama 24 jam bertempat di Terminal Type A Selo Aji Ponorogo .
Inna Yety Octavia, Subsi YankesSos PMI Kabupaten Ponorogo menyampaikan, "bahwa, kegiatan pelayanan ini merupakan kegiatan rutin tiap tahun yang dilaksanakan oleh PMI Kabupaten Ponorogo dengan melibatkan melibatkan  4 Paramedis, 30 Sukarelawan dan 1 unit ambulan bershift selama 24 jam. Tujuan kegiatan ini untuk menyediakan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan saat mudik maupun balik, adapun pelayanan yang diberikan PMI Kabupaten Ponorogo meliputi pelayanan kesehatan, pertolongan pertama dan ambulans, sehingga masyarakat yang mudik maupun balik apabila ada yang sakit bisa langsung diberikan pelayanan dengan cepat.
Sementara itu, Luhur Karsanto, Ketua PMI Kabupaten Ponorogo menambahkan, bahwa sesuai dengan tema tahun ini #PMIsiapbantu semoga bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat lebih maximal di Pos Pelayanan Kesehatan Pertolongan Pertama  Dan Ambulans Siaga Lebaran 2017 ini.*(zab/humas PMI Kabupaten Ponorogo)
0

Wednesday, May 31, 2017

Ponorogo, 01/06 - Upacara hari kelahiran Pancasila yang di ikuti oleh anggota TNI, Polri , PNS, Mahasiswa ,Siswa sekolah dan instansi lainnya, berjalan khitmad di Halaman Pendopo Kabupaten Ponorogo.
Untuk membantu tugas Pemerintah di bidang kepalangmerahan Palang Merah Indonesia  ( PMI ) Kabupaten Ponorogo siagakan 1 unit ambulance, 10 sukarelawan dan 2 paramedis.

Inna Yety Octavia Subsi Pelayanan Kesehata PMI Ponorogo  menyampaikan, bahwa merupakan tugas PMI Kabupaten Ponorogo untuk membantu pemerintah dalam tugas kepalangmerahan salahsatunya yaitu membantu memberikan layanan pertolongan pertama melibatkan 10 orang surelawan serta 2 Para Medis. Ada 15 orang yang kami layani rata rata peserta sakit pingsan karena kecapekan dan suasana yang panas karena teriknya matahari sehingga apabila ada peserta yang sakit bisa langsung diberikan pertolongan pertama dengan cepat.

"Semoga dengan menyiapkan Pertolongan Pertama  Dan Ambulance bermanfaat bagi peserta upacara". tambah Yety*(zab/Humas PMI Kabupaten Ponorogo)
0

Monday, May 22, 2017

Focus Grup Discussion (FGD) Penyusunan Rencana Kontinjensi Bencana Banjir Sungai Bengawan Solo lintas Provinsi Jawa Timur dan Provinsi Jawa Tengah pada tanggal 22-24 MEI 2017 di hotel GDK Kabupaten Bojonegoro.
Dwi yuli Panitia pelaksana mengatakan bahwa,   tujuan kegiatan ini untuk menyusun penanggulangan bencana banjir kabupaten/kota disekitar aliran sungai bengawan solo secara terintegrasi dan untuk menginventarisir sektor pelayanan PMI dampak dari bencana banjir. Acara ini merupakan Program Masyarakat Tangguh Banjir (CFR) dihadiri Pengurus Pmi Jawatimur, MUSPIDA Bojonegoro dan diikuti dari Provinsi Jawa Tengah meliputi PMI Kab.Wonogiri, PMI Kab.Sukoharjo, PMI Kota Surakarta, PMI Kab.Karanganyar, PMI Kab.Sragen dan PMI Kab.Blora, sedangkan Provinsi Jawa Timur meliputi  PMI Kab.Bojonegoro, PMI Kab.Ngawi, PMI Kab.Madiun, PMI Kab.Gresik, PMI Kab.Lamongan, PMI Kab.Pacitan, dan PMI Kab.Ponorogo
Subagyo, SW Pengurus PMI Jawatimur  saat membuka acara menyampaikan, semoga dengan kegiatan ini dapat tersusun dokumen perencanaan kontijensi  bencana banjir disekitar aliran sungai bengawan solo dan tersusunnya kebutuhan sektoral pelayanan PMI dalam penangana banjir dampak DAS Bengawan solo.*(zab/Humas PMI Kabupaten Ponorogo)
0

Dalam rangka membantu tugas Pemerintah di bidang kepalangmerahan Palang Merah Indonesia  ( PMI ) Kabupaten Ponorogo siagakan 1 unit ambulance dan 10 sukarelawan pada Upacara peringatan Hari Kebangkutan Nasional hari senin (22/05) bertempat di halaman pendopo kabupaten ponorogo yang di ikuti  oleh Forpimda, anggota TNI, Polri, Korpri, Satpol PP, mahasiswa, dan pelajar SMA.
Joko Suwasono, Subsi Pelayanan Kesehatan menyampaikan, bahwa merupakan tugas PMI Kabupaten Ponorogo untuk membantu pemerintah dalam tugas kepalangmerahan salahsatunya yaitu membantu memberikan layanan pertolongan pertama dalam upacara peringatan sumpah pemuda yang melibatkan 10 orang surelawan serta 2 Para Medis. Ada 8 orang yang kami layani rata rata peserta sakit pingsan karena kecapekan dan suasana yang panas karena teriknya matahari sehingga apabila ada peserta yang sakit bisa langsung diberikan pertolongan pertama dengan cepat.
"Semoga dengan menyiapkan Pertolongan Pertama  Dan Ambulans saat upacara Hari Kebangkitan Nasional kehadirannya memang benar – benar sangat dibutuhkan dan bisa bermanfaat bagi peserta upacara.*(zab/Humas PMI Kabupaten Ponorogo)
0

Wednesday, April 12, 2017

Untuk membantu masyarakat yang terkena ancaman bencana tanah longsor (tanah retak) disertai bunyi gemuruh di Desa Dayakan Kecamatan Badegan Kabupaten Ponorogo menyebabkan sekijar 341 jiwa mengungsi PM menyiagakan sukarelawan yang bergabung di Posko Utama Penanggulangan Bencana di Balai Desa Dayakan Ponorogo
M. Nur Amin Zabidi Subsi PB PMI Kabupten Ponorogo mengatakan"bahwa PMI sudah 3 kali mengirimkan bantuan (07/04) mengirimkan 25 mie instant, 21 karton Air mineral, 155 beras 2 dos kaos,krupuk 1 kg, mie 1 ball, minyak goreng 3 liter dan  3 sak pakaian layak,(10/04) mengirimkan ember 25 buah, hiegent kit 25 buah,  2 karton mie instant, 1 dos miyak goreng, 50 buah tikar, 50 buah slimut, 25 jerigen dan 50 sandal. (11/04) mengirimkan pembalut wanita 6 box, pempers anak anak 6 box, ember 4 buah dan 5sak pakaian layak".
"selain mengirimkan bantuan di posko utama sebagai langkah awal sementara mulai (11/04) kami siagakan 10 sukarelawan dan unit Truk tangki air bersih untuk membantu dapur umum "tambah Zabidi.
Luhur Karsanto Ketua PMI Kabupaten Ponorogo Menambahkan semoga Kehadiran PMI sangat dibutuhkan untuk membantu pemerintah meringankan penderitaan korban ancaman bencana dan PMI makin dekat dan dicintai  masyarakat.*(Nur/Humas PMI Ponorogo)

0

Untuk merespon bencana tanah longsor banaran ponorogo yang terjadi pada sabtu (01/04) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Ponorogo memobilisasti 50 sukarelawan untuk membantu korban tanah longsor membuka Posko Bencana Alam PMI Kabupaten Ponorogo siaga 24 jam di Markas PMI Ponorogo dan di Posko Lapangan Desa Banaran mulai tanggal minggu (02,04) .
M. Nur Amin Zabidi Subsi PB PMI Kabupaten Ponorogo Menyampaikan bahwa, Dalam kegiatan ini PMI dibawah koordinasi BPBD Ponorogo sebagai Penanggungjawab dipercaya untuk membantu di Pencarian Korban, Evakuasi Jenazah, Layanan Kesehatan, dan membantu dapur umum serta memberikan dukungan Psichosocial Support Program (PSP).
Selain mobilisasi sukarelawan PMI Kabupaten Ponorogo dalam kegiatan ini juga dibantu oleh Sukarelawan dari PMI Jawa Timur 4 orang sukarelawan, PMI Kota Madiun 10 orang sukarelawan, PMI Kabupaten 10 orang sukarelawan Nganjuk, PMI Kabupaten Magetan 10 orang sukarelawan , PMI Kota Surabaya 10 orang sukarelawan. Tambah Zabidi
Luhur Karsanto Ketua PMI Kabupaten Ponorogo Menambahkan semoga Kehadiran PMI dapat meringankan penderitaan korban dan PMI makin dekat dan makin dicintai  masyarakat.*(Nur/Humas PMI Ponorogo)
0

Tuesday, March 28, 2017

Sambit (28/03) Untuk menambah Kuantitas anggota PMR PMI Madya SMP Negeri 2 Sambit Ponorogo Pada Hari Selasa Tanggal 28 Maret 2017 mengadakan kegiatan Orientasi Kepalangmerahan dan Pelantikan Anggota Baru PMR Tahun Pelajaran 2016/2017
Riva Robiatul Adawiyah Ketua PMR mengatakan, "bahwa, Tujuan kegiatan ini untuk menambah anggota sebagai penerus berikutnya, Calon anggota baru PMR yang terdaftar dan dilantik secara resmi sebanyak 132 orang siswa.
H. Subesri, S.Pd., M.Pdn Kepala SMP Negeri Sambit Sekaligus Penanggung jawab PMR menyampaikan "bahwa, ekstra kurikuler PMR adalah organisasi yang mengajarkan tentang rasa kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama manusia.
" Semoga dengan bertambahnya anggota tambah pula prestasi yang di raih baik ditingkat Kabupaten Maupun Provinsi bahkan Nasional"tambah Besri. *(Nafsur-Amin/Humas PMI Ponorogo)

0

Monday, January 16, 2017

Untuk mengevaluasi Program Kerja Tahun 2016 dan menyiapkan program kerja tahun 2017 Pengurus Palang Merah Idonesia ( PMI ) Kabupaten Ponorogo laksanakan Musyawarah Kerja Kabupaten ( Mukerkab) tanggal 17 Januari 2017 bertempat di Aula Markas Kabupaten PMI Ponorogo yang dikuti oleh Dewan Kehormatan, Pengurus Kabupaten, dan Pengurus Kecamatan Se – Ponorogo.

H. Luhur Karsanto dalam sambutannya menyampaikan bahwa, “ tujuan acara ini untuk Meng - evaluasi Program Kerja Tahun 201
6 dan membahas Rencana Program Kerja Tahun 2017. Beberapa program kerja tahun 2016 yang sudah terlaksana dan perlu dikembangkan diantaranya dibidang di bidang Pelayanan Sosial Kesehatan Pengobatan Gratis Balai Pengobatan PMI Ponorogo. layanan ambulans gratis, dibidang Upaya Kesehatan Transfusi Darah upaya perbaikan dalam pelayanan termasuk uji sharing pentakit yang bersumber dari darah dan dalam penyediaan maupun penyaluran darah”.


Bambang Ratih Anggota Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Ponorogo Menambahkan” semoga dengan  kegiatan Mukerkab ini kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat bisa lebih ditingkatkan dan lebih baik dari tahun 2016” .(Zabidi / Humas PMI Ponorogo) 

0

Wednesday, December 7, 2016

Rabu (08/12) Untuk meringankan penderitaan sesama akibat bencana gempa yang terjadi 07/12/ 2016 diKabupaten Pidie Jaya, Aceh.  ICWP melakukan penggalangan dana di seputaran perempatan pasar songgolangit Jl. Soekarno Hatta Ponorogo.
Annas Karunia lllahi Ketua ICWP Ponorogo mengatakan” bahwa, karena kita turut prihatin atas bencana alam di Aceh, tujuan kegiatan ini untuk ikut membantu meringankanpenderitaan korban.      “ Alhamdulillah penggalangan dana sekitar 1 jam yaitu jam 09.15-10.00 WIB dana yang terkumpul sekitar 2.500.000 ( Dua Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) hasilnya langsung di salurkan melalui PMI Kabupaten Ponorogo" tambah Annas
Luhur Karsanto Ketua PMI Kabupaten Ponorogo Menyampaikan” bahwa, kami mengucapkan trimakasih atas kepercayaan ICWP dalam menyalurkan bantuan bencana alam gempa yang terjadi di Kabupaten Pidie aceh melalui PMI Kabupaten Ponorogo, dana yang kita terima akan kita kirim langsung melalui rekening PMI Pusat dan bukti setoran akan kita serahkan kepada ketua ICWP Ponororo.
“ Semoga bantuan yang telah diberikan bisa membantu meringankan penderitaan korban bencana gempa di Kabupaten Pidie Aceh" tambah Luhur.*(bid/Humas PMI Kabupaten Ponorogo) 
0

Tuesday, November 22, 2016

Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Timur adakan Workshop Kehumasan PMI Jawa Timur tanggal 22 s.d 24 November 2016 yang di ikuti oleh 38 perwakilan dari Humas PMI Kabupaten/Kota Se Jawa Timur bertempat di Pusdiklat PMI Jawa Timur di Gresik.
Subagyo Pengurus PMI Jawa Timur saat membuka acara menyampaikan " bahwa, fungsi humas bagi PMI sangat penting, yakni untuk menjembatani antara organisasi dan masyarakat luas. Guna meningkatkan kapasitas humas PMI.
"Dengan adanya acara ini selain merefresh petugas humas PMI juga utuk media sharing pendapat disetiap PMI Kabupaten/Kota masing-masing. Karena Humas PMI merupakan ujung tombak PMI.(bid/Humas PMI Kabupaten Ponorogo)
0

Friday, November 18, 2016


Untuk membangun kebersamaan dan rasa peduli terhadap sesama Artomoro Tanemjoyo mengadakan kegiatan Donor Darah Sukarela di Arto Moro Tanemjoyo Jl. Raya Pacitan – Ponorogo (17/11/2016)
Devi Anggraini Karyawan Artomoro tanemjoyo mengatakan “ bahwa, tujuan kegaiatan ini yaitu untuk belajar berbagi dan peduli terhadap sesama terutama orang yang membutuhkan darah. acara ini diadakan rutin tiap tiga bulan sekali mulai jam 09.00 s.d 18.00 WIB dan diikuti oleh karyawan, pelanggan maupun masyarakat umum.
"Ahamdulillah Kegiatan rutin ini bisa berjalan lancar karena selain menyehatkan tubuh kita juga bisa berbagi terhadap sesama karena “ Setetes Darah Anda Sangat Berarti Bagi Nyawa Mereka “ tambah Devi.
Sunarmi Kabag Pelayanan UTD PMI Kabupaten Ponrogo Menyampaikan “ bahwa, kegiatan donor darah di Arto Moro Tanemjoyo ini sudah bejalan mulai 09 april 2014 sampai dengan sekarang, dan setiap kegiatan rata rata sekitar 125 kantong.  

Luhur Karsanto Ketua PMI Kabupaten Ponorogo menambahkan, kami mengucapkan terima kasih kepada Arto Moro Tanemjoyo yang selalu kontinyu dalam mengadakan kegiatan donor darah semoga kerjasama bisa terus terjalin untuk membantu masyarakat yang membutuhkan darah. *(bid/Humas PMI kabupaten Ponorogo)
0

Sunday, November 13, 2016

Dalam rangka melaksanakan program kerja tahun 2016/2017 PMR Wira MAN 2 Ponorogo mengadakan kegiatan Pengabdian masyarakat yang dilaksanakan tanggal 12 - 13 November 2016 bertempat di Desa Ngilo-ilo Kecamatan Slahung.
Mustofa ketua panitia mengatakan, “bahwa, kegiatan ini di mulai pada tanggal 12 November yaitu Sosialisasi PHBS dan praktek cuci tangan yang bekerja sama dengan SD N 1 Ngilo-ilo Slahung yang diikuti 50 anak. Selain itu rangkaian kegiatan malam mengadakan pengajian yang di ikuti oleh warga desa Ngilo Slahung. Pada tanggal 13 November 2016 pengobatan gratis dan sosialisasi kesehatan kerjasama dengan RSU Muslimat Ponorogo
“ Pengobatan ini diikuti oleh 120 pada khusus keluarga bina Lansia warga Desa Ngilo-ilo Slahung.Tujuan kegiatan ini untuk membantu sosial masyarakat dan melatih kami sebagai kader muda relawan PMI yang militansi,mempunyai jiwa kemanusiaan yang tinggi” tambah Mustofa.
Nyamiran Wakasek Kesiswaan  MAN 2 PONOROGO mewakili Kepala MAN 2 PONOROGO menyampaikan,”bahwa, PMR merupakan ekstrakulikuler yanp banyak diminati oleh siswa karena kegiatannya yang kreatif,  mendidik dan bermanfaat bagi lingkungan sekolah dan masyarakat dirumah.
"Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh PMR MAN 2 Ponorogo ini bermaksud untuk memberikan kesempatan belajar dan ikut serta berperan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan,sehingga Saya yakin bahwa siswa yang mau ikut ekstrakulikuler PMR pasti memiliki jiwa kemanusiaan yang tinggi dan didasari niat dari hati nurani diri sendiri karena rela meluangkan waktu dan tenaganya demi membantu orang lain tanpa meminta balasan apapun” tambah Nyamiran.
Tanggapan Suryaningsih Kepala Desa Ilo – ilo , kami atas nama Desa mengucapkan terimakasih kepada MAN 2 Ponorogo khususnya PMR MAN 2 Ponorogo yang telah melaksanakan agenda Pengabdian masyarakat di Desa Ngilo-ilo Slahung,semoga bermanfaat dan  menjadikan berkah.
Luhur Karsanto Ketua PMI Kabupaten Ponorogo menambahkan, “ bahwa dengan kegiatan seperti anggota PMR PMI sebagai calon sukarelawan masa depan PMI dapat terjun langsung ke masyara dengan harapan dapat dijadikan sebagai bekal dan pengalaman yang akan di hadapi kelak di masyarakat nantinya. *(bid-jon-andri/Humas PMI Kabupaten Ponorogo)


0

Monday, September 26, 2016


Untuk memberikan semangat kepada para pendonor darah sukarela PMI Jawa Timur mengadakan Penyerahan Piagam Penghargaan dan Satya Lancana kepada Pendonor Darah Sukarela 75 kali bertempat di Kantor Gubernur Provinsi Jawa Timur, yang diberikan oleh Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo, S.H, M.Hum pada tanggal 26 September 2016.

Sri Kuswati Humas PMI Jawa Timur menyampaikan " bahwa, Pemberian penghargaan secara simbolis diberikan kepada 20 orang pendonor. Dari 502 pendonor se Jawa Timur, disamping itu juga akan diberikan Piagam Penghargaan dan Satya Lencana pada tahun 2016 kepada: pendonor Darah Sukarela 50 kali sebanyak 1.123 orang (diberikan oleh Bupati /  Walikota) dan pendonor Darah Sukarela 100 kali yang akan menerima Penganugerahan Satya Lencana Kebaktian Sosial dari Bapak Presiden Republik Indonesia Tahun 2016 diusulkan sebanyak 336 orang.
Agus Prasmono penerima penghargaan 75 kali dari Kabupaten Ponorogo mengatakan " saya sangat bangga karena selain bisa berbagi untuk sesama juga bisa bertemu langsung dengan gubernur untuk menerima penghargaan.
Luhur Karsanto Ketua PMI Kabupaten Ponorogo menambahkan " kami mewakili Pengurus mengucapkan keoada peneeima penghatgaan Pendonor Darah Sukarela 75 kali yaitu Agus Prasmono, Fatonah, Tsabit Imanana dan Suwadah. Semoga darah yang sudah disumbangkan dapat bermanfaat bagi yang membutuhkan dan dapat menjadi contoh untuk generasi berikutnya sesuai dengan tema HUT PMI 71 " Dari Pengabdian sejak dini untuk generasi berkemanusiaan di masa datang.*(Bidi/Humas PMI Kabupaten Ponorogo)

0

Friday, September 16, 2016


Dalam rangka HUT PMI ke 71 PMI Kabupaten Ponorogo mengadakan upacara dihalaman PMI Kabupaten Ponorogo (17/9/2016)
Luhur Karsanto Ketua PMI Kabupaten Ponorogo menyampaikan “ PMI telah menginjak usia 71 tahun. Sepanjang usianya, aksi PMI telah dirasakan oleh setiap generasi; mulai dari generasi kemerdekaan, hingga generasi terkini dengan segala kemajuannya. PMI telah terlibat dalam membangun generasi bangsa menuju negara yang beradab dan berkemanusiaan, kegiatan peringatan HUT PMI tahun ini akan melibatkan anak-anak, baik yang tergabung dalam satuan Palang Merah Remaja (PMR) maupun anak-anak pada umumnya di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal.
Sesuai dengan kompetensi PMI, maka “Pertolongan Pertama” menjadi topik dasar untuk semua kegiatan. Sebagai contoh, Markas Pusat PMI berencana melaksanakan kegiatan “Pertolongan Pertama untuk dan oleh Anak (First Aid; for and by Kids). Hal ini dilakukan mengingat September juga merupakan bulan Pertolongan Pertama Sedunia yang dicanangkan oleh Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia (IFRC).

Sujarno ketua dewan kehormatan sekaligus wakil bupati ponorogo, menambahkan “ bahwa HUT ke 71 PMI yang dilaksanakan di PMI Kabupaten Ponorogo, selain upacara ada yang lebih istimewa sebagai wujud dari tema Peringatan HUT PMI tahun ini  “ PMI dari Generasi Ke Generasi “ yaitu pemberian penghargaan secara simbolis bagi pendonor darah sukarela 10 kali dan 25 kali dan Meresmikan  Unit Kelompok PMR SDS Mutiara Hati dan MA Ma’arif Balong.*(Andri-Zabidi/Humas PMI Kabupaten Ponorogo)
0

Tuesday, September 6, 2016

Kepercayaan masyarakat terhadap Palang Merah Indonesia (PMI) sangat tinggi, tetapi tidak membuat PMI berbangga diri. Sehingga PMI Provinsi Jawa Timur melakukan Pembinaan Jejaring PMI dan UTD PMI  untuk Pengurus PMI Kabupaten  UTD PMI dari 8 Kabupaten bertempat di Aula PMI Kabupaten Ponorogo Selasa, 30 Agustus 2016.

Pelaksanaan Pembinaan Jejaring PMI dan UTD PMI diikuti oleh Monev untuk peserta jejaring itu diikuti PMI dan UTD dari Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Magetan, Kabupaten trenggalek, Kabupaten Nganjuk, kabupaten Ngawi, Kota Madiun dan Kabupaten Madiun, Serta hadir langsung Pengurus PMI Provinsi Jawa Timur
" Pembinaan Jejaring PMI dan UTD PMI ini dilakukan, karena kita ingin mempertahankan kepercayaan dan pelayanan  yang telah diberikan oleh masyarakat Serta kehadiran PMI benar benar bermanfaat buat masyarakat," kata wakil ketua bidang penanggulangan bencana, Edipur.

Sementara itu, Luhur Karsanto ketua PMI Kabupaten Ponorogo menambahkan ‘’ kegiatan Pembinaan  sangat bermanfaat bagi Pengurus PMI ditingkat kabupaten karena hasil Pembinaan akan bermanfaat buat kemajuan PMI di Jawa Timur 

"Harapannya pelayanan PMI kedepannya semakin baik dan makin dicintai masyarakat," tambah Luhur.( Zabidi/Humas PMI Kabupaten Ponorogo)
0